Memiliki usaha sendiri adalah impian banyak orang. Apalagi, enterpreneurship belakangan ini cukup berkembang di Indonesia. Berbagai pelatihan pun menjamur, menawarkan kiat-kiat usaha kecil sukses. Pengusaha baru bermunculan, sebagian mampu bertahan dan tidak jarang yang berguguran.
Sah saja hukumnya jika kita mengikuti pelatihan dan training motivasi enterpreneur karena akan membuka wawasan lebih luas tentang peluang usaha, manajemen perusahaan, dan jaringan multisegmen yang akan memberi efek sangat positif. Tetapi jika kita mengharapkan usaha kita akan sukses karena training dan pelatihan tersebut, kita salah besar. Tidak ada yang menjamin kesuksesan usaha kita, kecuali diri kita sendiri. Training dan pelatihan hanya sebagai spirit awal saja bagi kita.
Berikut ada 14 kiat sukses bagi usaha kecil yang bisa kita pelajari:
1. Mulailah dari Kesenangan Pribadi
Carilah usaha yang memang dekat dengan kesenangan atau kemampuan pribadi. Kemampuan itu adalah modal kita yang pertama. Kita bisa merenungkan, apa saja yang kita kuasai dan mampu kita kerjakan dengan baik. Kemampuan ini akan berkembang terus, dan kita yang tahu seluk-beluknya. Setiap usaha punya kerumitan dan masalahnya sendiri.
2. Pelajari Dengan Seksama Bidang Usaha yang Akan Kita Geluti
Banyak orang jahat di dunia ini. Namun, kita jangan khawatir karena orang baik pun tidak sedikit jumlahnya. Kita hanya perlu mengenali siapa mereka. Oleh karena itu, sebelum menerjuni sebuah usaha, kita perlu memahami karakteristik usaha tersebut agar tidak menjadi korban orang jahat yang memanfaatkan ketidaktahuan kita.
Hal-hal yang harus kita pelajari dan mengerti di antaranya sebagai berikut:
a. Bagaimana proses produksinya? Carilah informasi sebanyak-banyaknya untuk bisa kita pertimbangkan efisiensi biayanya.
b. Siapa saja konsumennya? Carilah informasi mengenai segmentasi konsumen yang hendak kita bidik dan bagaimana menyampaikan informasi tentang usaha kita kepada mereka.
c. Seberapa besar peluangnya? Buatlah perhitungan sederhana hingga detail mengenai peluang usaha tersebut. Dengan begitu, kita bisa cermat memperhitungkan struktur permodalan, regulasi keuangan, dan omset yang mungkin kita capai.
3. Susunlah Rencana Usaha
Perencanaan usaha meliputi bagaimana kita mengkonsep detail usaha kita, struktur permodalan, aspek-aspek teknis, dan manajemen pengelolaan usaha. Buatlah rencana tersebut dalam buku khusus. Susunlah langkah-langkahnya dengan sistematis. Buatlah target yang realistis, tidak terlalu mudah dan tidak pula muluk-muluk. Perencanaan yang baik akan menjadi panduan kita untuk mengelola suatu usaha.
4. Mengukur Peluang dari Usaha Baru
Kita dapat mengukur peluang dari usaha baru yang akan kita buat. Semua usaha baru dimulai karena ada kebutuhan. Setelah kita mengidentifikasi adanya kebutuhan, barulah ada pasar yang potensial.
5. Lakukan Uji Coba
Jika memungkinkan, lakukan uji coba terhadap produk yang akan kita kembangkan. Uji coba berfungsi untuk mengetahui minat konsumen, hal-hal non-teknis yang kadang tidak terpikirkan, dan berbagai hal lain yang akan semakin menajamkan rencana usaha yang telah kita susun. Uji coba juga memungkinkan kita menghimpun kritik dan saran, mengetahui kekurangan produk untuk kita perbaiki, dan mengetahui kelebihannya untuk bisa kita maksimalkan.
6. Ciptakan Keunikan untuk Menarik Perhatian
Image yang baik tentu saja berpengaruh terhadap respon konsumen. Seringkali citra baik suatu produk baru didapat setelah proses bertahun-tahun. Oleh karena itu, di awal usaha, setiap produk harus mampu mencuri perhatian konsumen. Kita harus menciptakan keunikan untuk mencuri perhatian. Namun, keunikan tersebut tetap harus bercitra positif. Keunikan itu bisa diaplikasikan dalam bentuk merek, cara pengemasan, cara penyajian, servis purna layanan, dan sebagainya.
7. Jangan Menunda-nunda dan Jangan Terburu-buru
Penyakit yang sering dialami masyarakat kita adalah menunda-nunda tindakan saat kesempatan terbuka. Tentu saja, ini tidak baik sebab kesempatan tidak datang dua kali. Oleh karena itu, bangkit dari kemalasan dan memutus rantai penundaan adalah langkah yang harus dilakukan untuk meraih sukses. Namun, bukan berarti kita boleh terburu-buru. Semua harus dilakukan dengan cermat, dimulai pada saat yang tepat, direncanakan dengan baik dan maksimal.
8. Siapkan Diri untuk Berkompetisi
Kompetisi adalah sesuatu yang mutlak kita hadapi dalam proses usaha. Oleh sebab itu, kita harus siap dengan kompetisi tersebut. Mulailah dari rancangan produk yang mampu bersaing, mental enterpreneur yang kuat dan tahan banting, serta kemampuan memperbarui ide dengan hal-hal baru yang lebih baik. Jika memungkinkan, ubahlah lawan menjadi kawan. Ubahlah persaingan menjadi mitra, minimal bangunlah iklim persaingan yang sehat.
9. Bersaing dalam Kualitas, bukan Harga
Banyak usaha gulung tikar karena menyikapi persaingan dengan cara menurunkan harga. Jangan terprovokasi dengan iklim tersebut. Bersainglah dengan meningkatkan kualitas, bukan menurunkan harga. Memang, pada akhirnya, harga memiliki pengaruh sangat kuat dalam persaingan. Namun, jika harga menjadi bagian utama persaingan, itu tidak tepat. Menurunkan harga membuat kita harus menurunkan kualitas. Kualitas yang buruk membuat konsumen menjauh. Sementara kualitas yang baik, membuat konsumen ikhlas jika harganya sedikit mahal.
10. Jadikan Konsumen Sebagai Mitra, Bahkan Konsultan
Mungkin kita sering mendengar istilah “Pembeli adalah raja.” Mereka harus kita layani sebaik-baiknya. Akan lebih baik jika bisa kita jadikan mitra. Bahkan, konsultan. Jangan segan-segan meminta pendapat mereka mengenai produk. Selain mendapat masukan berharga, cara semacam ini berfungsi membangun keterikatan. Mereka akan “merasa memiliki” produk tersebut.
11. Pertimbangkan Lokasi dan Tata Letak dengan baik
Untuk usaha kecil dalam bidang penjualan, promosi terbaik adalah lokasinya. Tata letak pabrik dan toko yang baik akan mempermudah kemampuan produksi.
12. Kemaslah Promosi Dengan Baik, Elegan, dan Tidak Norak
Promosi yang dikemas baik akan menaikkan citra produk. Bicara masalah promosi, sama sekali tidak bicara masalah kuantitas, tetapi kualitas. Promosi yang baik adalah tepat sasaran. Jangan sampai, promosi justru membuat konsumen terganggu. Promosi bisa dilakukan dengan membuat pamflet kecil yang disebarkan ke masyarakat, kartu nama yang disisipi informasi produk, keikutsertaan dalam event yang melibatkan massa sesuai pangsa pasar yang dibidik. Sesuaikan bahasa, desain, dan cara penyampaiannya dengan target tersebut.
13. Internet Marketing
Saat ini, internet telah menjadi bagian kehidupan sebagian besar masyarakat Indonesia. Kita bisa memasarkan produk melalui internet dengan membuat blog, web, dan banner iklan. Keikutsertaan dalam jejaring sosial juga sangat membantu penyebaran informasi. Bahkan, citra suatu produk bisa dibangun dengan cara tersebut. Jadi, kesertaan kita dalam jaringan internet marketing dan bisnis online adalah sebuah terobosan.
14. Mencari modal atau partner
Jika tidak punya modal sendiri, maka kita perlu mencari kerjasama dengan orang lain. Disarankan kita harus berhati-hati dalam masalah administrasi keuangannya, karena banyak kasus penipuan. Banyak partner yang curang atau nakal. Jika kita hanya punya kemampuan, misalnya, ada kemungkinan partner kita akan “menendang” kita keluar begitu dia dan anak buahnya menguasai keahlian yang diperlukan tersebut. Kita perlu menempatkan orang yang kita percaya untuk mengawasi keuangan, kalau bisa kita tangani sendiri soal uang ini. Selalu berhati-hati agar tidak ditipu orang.
Faisal Buchori
Selasa, 19 Mei 2015
20 Langkah Perubahan Karir yang Sukses
Apakah anda merasa karir anda mentok sehingga anda merasa perlu untuk mengubah karir dan mengganti arah? Terdapat beberapa pemikiran yang akan membantu anda dalam mengambil keputusan berani tersebut, yang dapat mengubah hidup anda.
Namun apakah realistis untuk membicarakan tentang perubahan karir di tengah kondisi ekonomi seperti saat ini? ….. Justru inilah saat yang penting untuk merencanakan karir anda. Jadi ambil kendali pekerjaan anda dan jangan menunggu faktor-faktor eksternal (seperti PHK) yang merubah karir anda.
Anda menginginkan sesuatu yang lebih baik atau sadar bahwa anda memiliki kemampuan lebih, namun anda tidak tahu apa yang harus anda lakukan. Anda sadar bahwa anda siap untuk mengurusi hal-hal yang lebih penting dan hal-hal yang akan memberi anda lebih banyak penghargaan. Sekaranglah waktu yang tepat untuk mengkaji dan melihat potensi anda sebenarnya.
Ciptakan sendiri langkah-langkah yang anda akan ambil untuk melakukan perubahan karir.
Mungkin anda memiliki sejumlah ide untuk karir yang ingin anda lakukan, namun anda belum mendefinisikan ide-ide tersebut secara jelas sehingga anda belum mengambil langkah yang tepat.
Anda perlu menyusun strategi dan rencana kerja. Lalu anda akan tahu apa sasaran anda dan dengan mudah memutuskan langkah anda selanjutnya.
Strategi yang tepat akan memberi anda hasil permanen dan perubahan sesuai dengan yang anda inginkan. Anda tidak ingin mendapati diri anda berada di posisi yang sama dengan posisi anda saat ini bukan? Strategi yang anda susun akan membantu langkah anda dan memperjelas prioritas anda, daripada melakukan hal-hal secara serabutan dan kehilangan waktu anda yang berharga, yang justru akan menyebabkan kebingungan.
Untuk menyusun rencana kerja dan menentukan arah baru, anda harus memikirkan beberapa hal berikut ini. Tujuannya adalah untuk menemukan profesi yang tepat karena anda adalah pribadi yang unik
.
Visi, misi, dan tujuan anda: bagaimana anda melihat kehidupan anda, diri anda sendiri, profesi, serta hubungan anda 5 tahun yang akan datang?
Nilai-nilai pribadi anda: hal-hal apa yang memotivasi anda dan hal-hal apa yang penting bagi anda? Sebagai contoh, apakah anda ingin membantu masyarakat dan orang-orang di sekitar anda? Apakah anda menginginkan kekuasaan? Apakah anda menginginkan kreativitas, keragaman, kebebasan, penghargaan, uang, serta rasa aman?
Poin terkuat, bakat dan keahlian anda: kepribadian seperti apa yang anda miliki? Sebagai contoh, anda adalah seorang yang jujur dan antusias. Kenali juga keahlian yang anda miliki selama ini yang sangat berguna dalam aktivitas anda sehari-hari.
Peluang dan sumber atau sumber daya apa yang anda miliki dan anda butuhkan? Apa yang harus anda lakukan untuk memperoleh apa yang tidak anda miliki saat ini? Sebagai contoh, carilah lebih banyak informasi, lakukan penelitian pasar, bergaullah bersama orang-orang yang tepat.
Kehidupan, karir, atau bisnis yang ideal: tanggung jawab seperti apa yang ingin anda ambil? Apakah anda ingin memimpin? Ingin menjalani profesi paruh waktu atau penuh waktu? Apakah anda ingin selalu berada dekat rumah atau selalu bepergian menggunakan transportasi umum? Apakah anda ingin tinggal di daaerah pegunungan? Apakah anda lebih memilih organisasi besar atau bisnis kecil?
Apa yang anda sukai dan hal-hal apa saja yang mahir anda lakukan? Hasrat, minat apa yang memberi anda inspirasi, apa yang anda sukai dan tidak anda sukai? Sebagai contoh, apakah anda mahir menggunakan komputer? Apakah anda suka memperbaiki mesin atau perabot rumah tangga? Apakah anda suka memfoto? Apakah anda mahir matematika? Apakah anda suka membantu orang lain memecahkan masalah? Apakah anda mahir memasak?
Apakah anda suka bekerjasama dengan orang-orang dalam lingkungan kerja anda? Apakah anda lebih suka bekerja dengan orang-orang yang kreatif? Apakah anda lebih menyukai orang-orang yang bersahabat, atau orang-orang yang tetap menjaga profesionalisme dalam hubungan? Apakah anda menginginkan atasan yang berkomunikasi dengan anda secara rutin atau atasan yang memberi anda kebebasan?
Fokuslah pada hal-hal yang anda inginkan. Jika hal tersebut akan membawa anda lebih maju dan mendekati karir yang anda pilih, maka pilihan anda akan memberikan kepuasan serta kesuksesan pada tahun-tahun mendatang.
1. Mulailah dengan menganalisa karir anda! Apa yang telah anda capai saat ini? Hal-hal apa yang memotivasi anda dan membuat anda bersemangat dalam pekerjaan anda? Apa tujuan dan ambisi masa depan anda? Apakah anda menggunakan keahlian dan bakat anda hingga optimal? Apakah anda merasakan kepuasan dan komitmen? Hal-hal apa yang penting bagi anda? Apa nilai-nilai pribadi yang anda miliki?
2. Lakukan penelitian pasar terhadap karir baru anda. Sejak anda menemukan apa pekerjaan impian anda, lanjutkan dengan menyelidiki peluang kerja yang tersedia. Bicaralah kepada konsultan karir, pelatih eksekutif, atau headhunter. Kirim daftar riwayat hidup anda pada perusahaan-perusahaan yang menarik minat anda. Bahkan jika tidak ada lowongan yang tersedia pada saat itu, daftar riwayat hidup anda akan dimasukkan dalam database perusahaan dan kemungkinan perusahaan tersebut akan menghubungi anda di masa yang akan datang jika ada posisi yang tersedia.
3. Lakukan analisa keahlian serta bakat anda. Apa kelebihan anda dan hal-hal apa yang harus anda perbaiki? Dari sekian banyak keahlian yang anda miliki, keahlian apakah yang membuat anda memiliki nilai lebih dalam pasar tenaga kerja? Keahlian apa yang bisa anda gunakan dalam posisi lain? Sebagai contoh: jika anda merupakan pakar dalam membina komunikasi serta hubungan dengan orang lain, maka anda bisa menggunakan keahlian anda dalam posisi yang membutuhkan komunikasi dengan konsumen.
4. Temukan mentor. Survey menunjukkan adanya hubungan signifikan antara mentor di tempat kerja dengan pembinaan karir, khususnya bagi wanita.
5. Perkirakan seberapa besar kepuasan anda terhadap profesi anda saat ini? Buatlah catatan mengenai pemikiran anda terhadap permasalahan yang muncul dalam pekerjaan anda dan temukanlah hal-hal yang kerap bermunculan. Aspek-aspek dari pekerjaan apa yang anda sukai dan tidak anda sukai? Apakah perasaan negatif anda mempengaruhi pekerjaan anda, budaya atau orang yang bekerja bersama anda?
6. Benahi minat, nilai, serta keahlian anda melalui berbagai sumber. Ingatlah kesuksesan yang anda miliki dalam pekerjaan anda, proyek apa yang anda selesaikan dengan mudah dan kegiatan bisnis apa yang anda sukai. Tujuan anda adalah untuk mengenali hal-hal yang anda sukai dan keahlian-keahlian apa saja yang anda miliki.
7. Bertukar ide untuk menentukan pilihan karir anda dengan mendiskusikan nilai-nilai dan keahlian dasar anda bersama teman, keluarga dan rekan kerja yang anda percaya ciptakan pula jaringan yang akan memberikan anda nasihat serta bantuan dalam menemukan pekerjaan baru yang sesuai dengan kebutuhan anda.
8. Lakukan penelitian dan studi banding dari beberapa bidang yang anda minati untuk mengenali sasaran yang membutuhkan penelitian lebih dalam. Tujuan anda adalah untuk menemukan bidang apa, perusahaan mana, dan orang mana yang harus anda kejar.
9. Bacalah lebih banyak hal yang anda minati, temukan penelitian dan statistic dan tambahlah jumlah relasi anda.
10. Pelajari hal-hal yang dilakukan oleh 1 hingga 2 orang yang mengerjakan profesi yang anda minati. Habiskan waktu berjam-jam atau berhari-hari untuk melihat bagaimana mereka bekerja dan belajar, sehingga anda tak perlu merasa seperti ikan yang terdampar di daratan jika anda memutuskan mengubah karir anda.
11. Cobalah untuk bekerja sebagai sukarelawan atau pegawai magang terlebih dahulu. Sehingga anda akan melihat seberapa mahir anda akan melakukan dan mempelajari pekerjaan tersebut tanpa mengeluarkan biaya.
12. Temukan kesempatan untuk belajar, yang menghubungkan masa lalu anda dengan profesi anda yang baru. Banyak sekolah swasta dan universitas yang menawarkan kursus bagi para professional.
13. Temukan cara untuk mengembangkan keahlian baru dalam pekerjaan anda saat ini, yang memungkinkan anda membuka jalan bagi perubahan. Jika perusahaan anda dapat menyediakan pelatihan teknologi terbaru atau keahlian tertentu, utarakan minat anda.
14. Pikirkan peran alternatif dalam pekerjaan anda saat ini, yang akan sangat bermanfaat bagi pengetahuan anda. Sebagai contoh, jika anda adalah seorang manajer toko dalam perusahaan retail yang cukup besar dan merasa jenuh dengan jam kerja dan akhir pekan dimana anda harus bekerja, pikirkan untuk melekukan peran lain dalam perusahaan tersebut yang bisa anda lakukan misalkan sebagai perwakilan divisi penjualan dari perusahaan tersebut.
15. Bina hubungan dengan orang-orang yang bisa membantu anda mengubah karir. Langkah penting yang harus anda ambil adalah dengan menemukan orang-orang yang bisa membantu anda menemukan pekerjaan yang anda inginkan. Jika anda serius memikirkannya, anda akan menemukan seseorang yang anda kenal, teman atau kenalan lama yang memiliki hubungan dengan pekerjaan yang menjadi impian anda.
16. Bina hubungan dengan orang yang bisa membantu anda menemukan pekerjaan impian anda dan mintalah surat rekomendasi yang memberikan kepastian bahwa anda adalah orang yang tepat untuk posisi tersebut. Lebih baik lagi, mintalah orang tersebut untuk membicarakan hal-hal baik tentang diri anda dan mintalah ia memberikan dukungannya pada perusahaan tempat anda melamar kerja. Namun berhati-hatilah, jangan sampai bantuan ini terkesan berlebihan.
17. Dapatkan sedikit pengalaman kerja. Bahkan jika anda tidak memiliki pengalaman dalam pekerjaan yang anda inginkan, tidaklah terlambat untuk memperoleh pengalaman kerja. Anda bisa memperoleh pengalaman kerja dengan menemukan pekerjaan yang relevan (meskipun tanpa bayaran). Anda bisa ikut ambil bagian dalam proyek besar yang membutuhkan mitra eksternal atau ambil bagian dalam proyek pemerintah atau program sukarela bagi kaum muda. Anda bisa menemukan pekerjaan semacam itu melalui internet.
18. Sesuaikan ekspektasi anda. Anda harus menyesuaikan ekspektasi anda terhadap kesuksesan terutama jika anda adalah seseorang yang mencari pekerjaan baru agar ekspektasi anda tidak mengecewakan anda. Bahkan bagi seorang Michael Jordan pun, salah satu atlit terbaik dunia, ia harus menerima fakta bahwa ia bukanlah “Air Jordan” ketika ia bermain baseball bersama tim White Sox.
Anda bisa menanjak sangat cepat dalam karir baru anda, namun tentunya ada harga yang harus dibayar. Anda harus membuktikan bahwa anda layak memperoleh posisi tersebut di hadapan para klien, rekan kerja, dan atasan anda. Masa lalu yang cemerlang tidak menjamin masa depan yang lebih baik.
19. Manfaatkan keahlian dan pengalaman anda. Meskipun anda memutuskan untuk mengambil karir yang benar-benar baru, tetap menjadi fakta bahwa banyak pekerjaan membutuhkan keahlian yang sama. Kita tidak tinggal di masa lalu dimana seseorang tidak bisa menjadi petani, tukang besi, lalu pelaut.
Kebanyakan pekerjaan, terlepas dari apapun perusahaannya, memerlukan beberapa keahlian dasar seperti penjualan, komunikasi, dan manajemen waktu. Jika anda berhasil dalam beberapa bidang tersebut maka hampir dapat dipastikan bahwa anda dapat meraih kesuksesan dalam semua jenis pekerjaan. Dan anda harus secara konsisten bahwa anda memang bisa melakukannya dengan memanfaatkan pengalaman anda.
20. Percayalah pada diri anda sendiri. Tersenyumlah, tingkatkan rasa percaya diri anda dan kejarlah impian anda! Jika anda tidak melakukannya, tidak ada seorang pun yang akan melakukannya untuk anda.
Namun apakah realistis untuk membicarakan tentang perubahan karir di tengah kondisi ekonomi seperti saat ini? ….. Justru inilah saat yang penting untuk merencanakan karir anda. Jadi ambil kendali pekerjaan anda dan jangan menunggu faktor-faktor eksternal (seperti PHK) yang merubah karir anda.
Anda menginginkan sesuatu yang lebih baik atau sadar bahwa anda memiliki kemampuan lebih, namun anda tidak tahu apa yang harus anda lakukan. Anda sadar bahwa anda siap untuk mengurusi hal-hal yang lebih penting dan hal-hal yang akan memberi anda lebih banyak penghargaan. Sekaranglah waktu yang tepat untuk mengkaji dan melihat potensi anda sebenarnya.
Ciptakan sendiri langkah-langkah yang anda akan ambil untuk melakukan perubahan karir.
Mungkin anda memiliki sejumlah ide untuk karir yang ingin anda lakukan, namun anda belum mendefinisikan ide-ide tersebut secara jelas sehingga anda belum mengambil langkah yang tepat.
Anda perlu menyusun strategi dan rencana kerja. Lalu anda akan tahu apa sasaran anda dan dengan mudah memutuskan langkah anda selanjutnya.
Strategi yang tepat akan memberi anda hasil permanen dan perubahan sesuai dengan yang anda inginkan. Anda tidak ingin mendapati diri anda berada di posisi yang sama dengan posisi anda saat ini bukan? Strategi yang anda susun akan membantu langkah anda dan memperjelas prioritas anda, daripada melakukan hal-hal secara serabutan dan kehilangan waktu anda yang berharga, yang justru akan menyebabkan kebingungan.
Untuk menyusun rencana kerja dan menentukan arah baru, anda harus memikirkan beberapa hal berikut ini. Tujuannya adalah untuk menemukan profesi yang tepat karena anda adalah pribadi yang unik
.
Visi, misi, dan tujuan anda: bagaimana anda melihat kehidupan anda, diri anda sendiri, profesi, serta hubungan anda 5 tahun yang akan datang?
Nilai-nilai pribadi anda: hal-hal apa yang memotivasi anda dan hal-hal apa yang penting bagi anda? Sebagai contoh, apakah anda ingin membantu masyarakat dan orang-orang di sekitar anda? Apakah anda menginginkan kekuasaan? Apakah anda menginginkan kreativitas, keragaman, kebebasan, penghargaan, uang, serta rasa aman?
Poin terkuat, bakat dan keahlian anda: kepribadian seperti apa yang anda miliki? Sebagai contoh, anda adalah seorang yang jujur dan antusias. Kenali juga keahlian yang anda miliki selama ini yang sangat berguna dalam aktivitas anda sehari-hari.
Peluang dan sumber atau sumber daya apa yang anda miliki dan anda butuhkan? Apa yang harus anda lakukan untuk memperoleh apa yang tidak anda miliki saat ini? Sebagai contoh, carilah lebih banyak informasi, lakukan penelitian pasar, bergaullah bersama orang-orang yang tepat.
Kehidupan, karir, atau bisnis yang ideal: tanggung jawab seperti apa yang ingin anda ambil? Apakah anda ingin memimpin? Ingin menjalani profesi paruh waktu atau penuh waktu? Apakah anda ingin selalu berada dekat rumah atau selalu bepergian menggunakan transportasi umum? Apakah anda ingin tinggal di daaerah pegunungan? Apakah anda lebih memilih organisasi besar atau bisnis kecil?
Apa yang anda sukai dan hal-hal apa saja yang mahir anda lakukan? Hasrat, minat apa yang memberi anda inspirasi, apa yang anda sukai dan tidak anda sukai? Sebagai contoh, apakah anda mahir menggunakan komputer? Apakah anda suka memperbaiki mesin atau perabot rumah tangga? Apakah anda suka memfoto? Apakah anda mahir matematika? Apakah anda suka membantu orang lain memecahkan masalah? Apakah anda mahir memasak?
Apakah anda suka bekerjasama dengan orang-orang dalam lingkungan kerja anda? Apakah anda lebih suka bekerja dengan orang-orang yang kreatif? Apakah anda lebih menyukai orang-orang yang bersahabat, atau orang-orang yang tetap menjaga profesionalisme dalam hubungan? Apakah anda menginginkan atasan yang berkomunikasi dengan anda secara rutin atau atasan yang memberi anda kebebasan?
Fokuslah pada hal-hal yang anda inginkan. Jika hal tersebut akan membawa anda lebih maju dan mendekati karir yang anda pilih, maka pilihan anda akan memberikan kepuasan serta kesuksesan pada tahun-tahun mendatang.
20 langkah perubahan karir yang sukses
1. Mulailah dengan menganalisa karir anda! Apa yang telah anda capai saat ini? Hal-hal apa yang memotivasi anda dan membuat anda bersemangat dalam pekerjaan anda? Apa tujuan dan ambisi masa depan anda? Apakah anda menggunakan keahlian dan bakat anda hingga optimal? Apakah anda merasakan kepuasan dan komitmen? Hal-hal apa yang penting bagi anda? Apa nilai-nilai pribadi yang anda miliki?
2. Lakukan penelitian pasar terhadap karir baru anda. Sejak anda menemukan apa pekerjaan impian anda, lanjutkan dengan menyelidiki peluang kerja yang tersedia. Bicaralah kepada konsultan karir, pelatih eksekutif, atau headhunter. Kirim daftar riwayat hidup anda pada perusahaan-perusahaan yang menarik minat anda. Bahkan jika tidak ada lowongan yang tersedia pada saat itu, daftar riwayat hidup anda akan dimasukkan dalam database perusahaan dan kemungkinan perusahaan tersebut akan menghubungi anda di masa yang akan datang jika ada posisi yang tersedia.
3. Lakukan analisa keahlian serta bakat anda. Apa kelebihan anda dan hal-hal apa yang harus anda perbaiki? Dari sekian banyak keahlian yang anda miliki, keahlian apakah yang membuat anda memiliki nilai lebih dalam pasar tenaga kerja? Keahlian apa yang bisa anda gunakan dalam posisi lain? Sebagai contoh: jika anda merupakan pakar dalam membina komunikasi serta hubungan dengan orang lain, maka anda bisa menggunakan keahlian anda dalam posisi yang membutuhkan komunikasi dengan konsumen.
4. Temukan mentor. Survey menunjukkan adanya hubungan signifikan antara mentor di tempat kerja dengan pembinaan karir, khususnya bagi wanita.
5. Perkirakan seberapa besar kepuasan anda terhadap profesi anda saat ini? Buatlah catatan mengenai pemikiran anda terhadap permasalahan yang muncul dalam pekerjaan anda dan temukanlah hal-hal yang kerap bermunculan. Aspek-aspek dari pekerjaan apa yang anda sukai dan tidak anda sukai? Apakah perasaan negatif anda mempengaruhi pekerjaan anda, budaya atau orang yang bekerja bersama anda?
6. Benahi minat, nilai, serta keahlian anda melalui berbagai sumber. Ingatlah kesuksesan yang anda miliki dalam pekerjaan anda, proyek apa yang anda selesaikan dengan mudah dan kegiatan bisnis apa yang anda sukai. Tujuan anda adalah untuk mengenali hal-hal yang anda sukai dan keahlian-keahlian apa saja yang anda miliki.
7. Bertukar ide untuk menentukan pilihan karir anda dengan mendiskusikan nilai-nilai dan keahlian dasar anda bersama teman, keluarga dan rekan kerja yang anda percaya ciptakan pula jaringan yang akan memberikan anda nasihat serta bantuan dalam menemukan pekerjaan baru yang sesuai dengan kebutuhan anda.
8. Lakukan penelitian dan studi banding dari beberapa bidang yang anda minati untuk mengenali sasaran yang membutuhkan penelitian lebih dalam. Tujuan anda adalah untuk menemukan bidang apa, perusahaan mana, dan orang mana yang harus anda kejar.
9. Bacalah lebih banyak hal yang anda minati, temukan penelitian dan statistic dan tambahlah jumlah relasi anda.
10. Pelajari hal-hal yang dilakukan oleh 1 hingga 2 orang yang mengerjakan profesi yang anda minati. Habiskan waktu berjam-jam atau berhari-hari untuk melihat bagaimana mereka bekerja dan belajar, sehingga anda tak perlu merasa seperti ikan yang terdampar di daratan jika anda memutuskan mengubah karir anda.
11. Cobalah untuk bekerja sebagai sukarelawan atau pegawai magang terlebih dahulu. Sehingga anda akan melihat seberapa mahir anda akan melakukan dan mempelajari pekerjaan tersebut tanpa mengeluarkan biaya.
12. Temukan kesempatan untuk belajar, yang menghubungkan masa lalu anda dengan profesi anda yang baru. Banyak sekolah swasta dan universitas yang menawarkan kursus bagi para professional.
13. Temukan cara untuk mengembangkan keahlian baru dalam pekerjaan anda saat ini, yang memungkinkan anda membuka jalan bagi perubahan. Jika perusahaan anda dapat menyediakan pelatihan teknologi terbaru atau keahlian tertentu, utarakan minat anda.
14. Pikirkan peran alternatif dalam pekerjaan anda saat ini, yang akan sangat bermanfaat bagi pengetahuan anda. Sebagai contoh, jika anda adalah seorang manajer toko dalam perusahaan retail yang cukup besar dan merasa jenuh dengan jam kerja dan akhir pekan dimana anda harus bekerja, pikirkan untuk melekukan peran lain dalam perusahaan tersebut yang bisa anda lakukan misalkan sebagai perwakilan divisi penjualan dari perusahaan tersebut.
15. Bina hubungan dengan orang-orang yang bisa membantu anda mengubah karir. Langkah penting yang harus anda ambil adalah dengan menemukan orang-orang yang bisa membantu anda menemukan pekerjaan yang anda inginkan. Jika anda serius memikirkannya, anda akan menemukan seseorang yang anda kenal, teman atau kenalan lama yang memiliki hubungan dengan pekerjaan yang menjadi impian anda.
16. Bina hubungan dengan orang yang bisa membantu anda menemukan pekerjaan impian anda dan mintalah surat rekomendasi yang memberikan kepastian bahwa anda adalah orang yang tepat untuk posisi tersebut. Lebih baik lagi, mintalah orang tersebut untuk membicarakan hal-hal baik tentang diri anda dan mintalah ia memberikan dukungannya pada perusahaan tempat anda melamar kerja. Namun berhati-hatilah, jangan sampai bantuan ini terkesan berlebihan.
17. Dapatkan sedikit pengalaman kerja. Bahkan jika anda tidak memiliki pengalaman dalam pekerjaan yang anda inginkan, tidaklah terlambat untuk memperoleh pengalaman kerja. Anda bisa memperoleh pengalaman kerja dengan menemukan pekerjaan yang relevan (meskipun tanpa bayaran). Anda bisa ikut ambil bagian dalam proyek besar yang membutuhkan mitra eksternal atau ambil bagian dalam proyek pemerintah atau program sukarela bagi kaum muda. Anda bisa menemukan pekerjaan semacam itu melalui internet.
18. Sesuaikan ekspektasi anda. Anda harus menyesuaikan ekspektasi anda terhadap kesuksesan terutama jika anda adalah seseorang yang mencari pekerjaan baru agar ekspektasi anda tidak mengecewakan anda. Bahkan bagi seorang Michael Jordan pun, salah satu atlit terbaik dunia, ia harus menerima fakta bahwa ia bukanlah “Air Jordan” ketika ia bermain baseball bersama tim White Sox.
Anda bisa menanjak sangat cepat dalam karir baru anda, namun tentunya ada harga yang harus dibayar. Anda harus membuktikan bahwa anda layak memperoleh posisi tersebut di hadapan para klien, rekan kerja, dan atasan anda. Masa lalu yang cemerlang tidak menjamin masa depan yang lebih baik.
19. Manfaatkan keahlian dan pengalaman anda. Meskipun anda memutuskan untuk mengambil karir yang benar-benar baru, tetap menjadi fakta bahwa banyak pekerjaan membutuhkan keahlian yang sama. Kita tidak tinggal di masa lalu dimana seseorang tidak bisa menjadi petani, tukang besi, lalu pelaut.
Kebanyakan pekerjaan, terlepas dari apapun perusahaannya, memerlukan beberapa keahlian dasar seperti penjualan, komunikasi, dan manajemen waktu. Jika anda berhasil dalam beberapa bidang tersebut maka hampir dapat dipastikan bahwa anda dapat meraih kesuksesan dalam semua jenis pekerjaan. Dan anda harus secara konsisten bahwa anda memang bisa melakukannya dengan memanfaatkan pengalaman anda.
20. Percayalah pada diri anda sendiri. Tersenyumlah, tingkatkan rasa percaya diri anda dan kejarlah impian anda! Jika anda tidak melakukannya, tidak ada seorang pun yang akan melakukannya untuk anda.
5 Strategi Menjadi Orang Sukses
Hampir setiap orang memiliki keinginan untuk sukses. Namun
seringkali sikap mental yang negatif menghalanginya. Lalu bagimana cara
menghadapi hal itu ? Resepnya sederhana, hanya menjalankan 5 strategi di
bawah ini.
Saya seringkali melihat orang yang mempunyai sikap mental yang sangat negatif. Setiap kali berbicara dengan dia, selalu berkata, "Wah saya tidak bisa." "Ah tidak mungkin saya lakukan." "Saya pasti tidak mampu". Dan kalau ditanya kenapa hal itu sampai gagal ? Dia selalu berkilah," Wah pekerjaannya kurang menyenangkan." "Ordernya terlalu sulit" dan lain-lain.
Maka untuk mengubah orang-orang gagal menjadi orang-orang sukses, ada 5 strategi yang perlun dijalankan:
1. Berhentilah menyalahkan situasi anda.
Saya seringkali melihat orang yang mempunyai sikap mental yang sangat negatif. Setiap kali berbicara dengan dia, selalu berkata, "Wah saya tidak bisa." "Ah tidak mungkin saya lakukan." "Saya pasti tidak mampu". Dan kalau ditanya kenapa hal itu sampai gagal ? Dia selalu berkilah," Wah pekerjaannya kurang menyenangkan." "Ordernya terlalu sulit" dan lain-lain.
Maka untuk mengubah orang-orang gagal menjadi orang-orang sukses, ada 5 strategi yang perlun dijalankan:
1. Berhentilah menyalahkan situasi anda.
Jangan berkata, "Ah saya kan
lahir dari keluarga miskin." "Ah pendidikan saya kurang baik." "Ah
teman-teman saya kurang pandai." "Saya tidak punya koneksi." Dan
lainnya. Berhentilah menyalahkan keadaan anda.
2. Berhentilah menyalahkan orang lain.
2. Berhentilah menyalahkan orang lain.
Karena ada orang lain yang tidak 'mengenakkan'
anda, lalu anda menyalahkan orang tersebut. "Kenapa ya bapak saya tidak
kaya ?" "Kenapa teman saya tidak menolong saya. Awas lho, kalau nanti
gagal,ini pasti gara-gara teman saya." Kata 'gara-gara' buang dalam
kehidupan anda. Berhentilah menyalahkan orang lain atas hasil kerja
anda.
3. Jadikan diri anda sebagai 'solution oriented' atau selalu memikirkan solusi dari sebuah persoalan. Anda harus menjadi bagian dari solusi bukan sebagai permasalahn itu sendiri.
4. 'Know your gap.'
3. Jadikan diri anda sebagai 'solution oriented' atau selalu memikirkan solusi dari sebuah persoalan. Anda harus menjadi bagian dari solusi bukan sebagai permasalahn itu sendiri.
4. 'Know your gap.'
Ketahuilah kelemahan anda. Anda tahu sekarang di mana,
apa kekurangan saya dan ingin ke mana. Jadi anda tahu sebenarnya kurang
mampu berbicara, tapi harus jadi pembicara. Setiap meeting selalu jadi
pembicara. Maka anda tahu 'gap' anda, yakni kekurangan yang harus
diperbaiki. Setelah mengetahui kelemahan anda, lalu ketahui keinginan
anda.
5. Belajarlah, perbaikilah kemampuan anda setiap hari yakni sikap dan keahlian anda.
5. Belajarlah, perbaikilah kemampuan anda setiap hari yakni sikap dan keahlian anda.
Kerjakanlah setiap hari yang membuat anda
menjadi lebih dekat dengan tujuan anda. Jadi anda tahu berada di sini,
dan mau ke sana. Maka 'gap' atau jarak yang ada, kita kurangi dengan
melatih keahlian kita. Kita latih sikap kita sehingga menjadi lebih baik
lagi.
Jadi ada 5 strategi untuk orang-orang yang negatif. Yakni berhentilah menyalahkan sutuasi, berhentilah menyalahkan orang lain, mulailah memikirkan solusi, ketahuilah kelemahan anda. Anda mau sampai ke mana, 'gap' anda apa. Dan terakhir bekerjalah setiap hari dengan sikap dan kemampuan yang lebih baik. Sehingga anda mencapai tujuan anda.
Jadi ada 5 strategi untuk orang-orang yang negatif. Yakni berhentilah menyalahkan sutuasi, berhentilah menyalahkan orang lain, mulailah memikirkan solusi, ketahuilah kelemahan anda. Anda mau sampai ke mana, 'gap' anda apa. Dan terakhir bekerjalah setiap hari dengan sikap dan kemampuan yang lebih baik. Sehingga anda mencapai tujuan anda.
Senin, 18 Mei 2015
Bisnis Plan Barbershop (Salon Khusus Pria)
Taukah apa itu barbershop??? Barbershop ialah salon tapi khusus untuk para lelaki. Bukan
hanya perempuan saja yang selalu memperhatikan penampilan, tapi laki-laki juga
membutuhkan penampilan oke juga. Mulai dari potong rambut, cuci rambut, pijat dan
perawatan yang lain yang sesuai dengan kebutuhan laki-laki. Kebanyakan para lelaki malu
masuk ke salon-salon yang biasa soalnya takut di bilang feminim, maklum juga disalon
tersebut kebanyakan pengunjungnya perempuan.Konsumen
Target pasar usaha salon khusus laki–laki " barbershop " lebih jelas dan spesifik. Jasa ini
khusus ditujukan bagi kaum hawa yang membutuhkan penampilan oke. Dari mulai anak –
anak, pelajar, mahasiswa, remaja, lelaki dewasa, bapak – bapak dan kakek – kakek menjadi
konsumen utama bisnis ini.
Target Pasar
Seperti kita ketahui bersama, barbershop merupakan salon yang dikhususkan bagi kaum pria.
Karenanya dalam menjalankan bisnis barbershop Anda bisa membidik seluruh lelaki di kota
Anda sebagai target pasar yang potensial. Baik itu dari kalangan anak-anak, remaja, dewasa,
bahkan hingga orang tua.
Info Bisnis Barbershop
Untuk memulai bisnis jasa satu ini, tidak membutuhkan peralatan yang terlalu banyak seperti
layaknya salon wanita. Peralatan yang dibutuhkan salon khusus laki – laki juga tidak banyak
dan relatif tidak susah untuk didapat. Peralatan tersebut hanya sekedar peralatan cukur dan
perlengkapan potong rambut.
Peralatan yang dibutuhkan yaitu mesin cukur pemotong rambut, sisir potong, pisau cukur,
handuk kecil, kap potong, sikat rambut, semprotan air, sisir vidal, kuas muka, gunting
pendek, gunting zig zag dan penyemprot untuk sedikit membasahi rambut konsumen.
Sedangkan untuk perlengkapan usaha yang dibutuhkan adalah kursi pangkas, kaca, meja
berlaci, lemari dan lampu pangkas. Untuk tempat usaha, luas ruangang yang dibutuhkan
minimal 5m x 8m. Kebutuhan ruangan salon meliputi ruang tunggu, ruang potong, ruang cuci
rambut dan ruang administrasi.
Analisa Ekonomi
Modal Awal
Peralatan:
Alat cukur modern Rp 4.000.000,00
Kain penutup + sikat Rp 300.000,00
Bangku cukur khusus Rp 3.000.000,00
Cermin Rp 500.000,00+
Jumlah Rp 7.800.000,00
Renovasi tempat usaha Rp 2.000.000,00+
Jumlah modal awal Rp 9.800.000,00
Biaya penyusutan alat
(Masa pakai peralatan 4 tahun, dan nilai residu Rp 1.000,00)
Biaya penyusutan per tahun :
(Rp 7.800.000,00 – Rp 1.000,00) : 4 tahun = Rp 1.949.750,00
Biaya penyusutan per bulan
Rp 1.949.750,00 : 12 bulan = Rp 162.479,00
Biaya operasional / bulan
Sewa tempat (8 juta/ thn : 12 bulan ) Rp 667.000,00
Biaya perlengkapan + kulakan shampoo, dll Rp 2.000.000,00
Promosi Rp 500.000,00
Listrik dan telepon Rp 1.000.000,00
Gaji tukang cukur Rp 1.000.000,00
Biaya penyusutan peralatan Rp 162.479,00+
Jumlah Rp 5.329.479,00
Omzet / bulan
Biaya potong rambut @ Rp 10.000
Biaya creambath @ Rp 30.000,00
Pendapatan per bulan :
Potong rambut (@Rp 10.000 x 20 x 26 hari) = Rp 5Creambath (@Rp 30.000,00 x 3 x 26 hari) =
Rp 2.340.000,00Total omzet per bulan Rp 7.540.000,00Laba / Rugi per bulan:
Rp 7.540.000,00 – Rp 5.329.479,00 = Rp 2ROI (Return of Investment)
Modal awal : laba bersih per bulan) = ± 4,5 bulan
Kisah Sukses Dahlan Iskan
Dahlan Iskan (lahir di Magetan, Jawa Timur, 17 Agustus 1951; umur 61 tahun), adalah CEO surat kabar Jawa Pos dan Jawa Pos Group, yang bermarkas di Surabaya. Ia juga adalah Direktur Utama PLN sejak 23 Desember 2009. Pada tanggal 19 Oktober 2011, berkaitan dengan reshuffle Kabinet Indonesia Bersatu II, Dahlan Iskan diangkat sebagai Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara menggantikan Mustafa Abubakar.
Karier
Karier Dahlan Iskan dimulai sebagai calon reporter sebuah surat kabar kecil di Samarinda, Kalimantan Timur pada tahun 1975. Tahun 1976, ia menjadi wartawan majalah Tempo. Sejak tahun 1982, Dahlan Iskan memimpin surat kabar Jawa Pos hingga sekarang.
Jawa Pos
Dahlan Iskan adalah sosok yang menjadikan Jawa Pos yang waktu itu hampir mati dengan oplah 6.000 ekslempar, dalam waktu 5 tahun menjadi surat kabar dengan oplah 300.000 eksemplar. Lima tahun kemudian terbentuk Jawa Pos News Network (JPNN), salah satu jaringan surat kabar terbesar di Indonesia yang memiliki 134 surat kabar, tabloid, dan majalah, serta 40 jaringan percetakan di Indonesia. Pada tahun 1997 ia berhasil mendirikan Graha Pena, salah satu gedung pencakar langit di Surabaya, dan kemudian gedung serupa di Jakarta. Pada tahun 2002, ia mendirikan stasiun televisi lokal JTV di Surabaya, yang kemudian diikuti Batam TV di Batam dan Riau TV di Pekanbaru.
Fangbian Iskan Corporindo (FIC)
Sejak awal 2009, Dahlan adalah sebagai Komisaris PT Fangbian Iskan Corporindo (FIC) yang akan memulai pembangunan Sambungan Komunikasi Kabel Laut (SKKL) pertengahan tahun ini. SKKL ini akan menghubungkan Surabaya di Indonesia dan Hong Kong, dengan panjang serat optik 4.300 kilometer.
Perusahaaan Listrik Negara (PLN)
Sejak akhir 2009, Dahlan diangkat menjadi direktur utama PLN menggantikan Fahmi Mochtar yang dikritik karena selama kepemimpinannya banyak terjadi mati lampu di daerah Jakarta. Semenjak memimpin PLN, Dahlan membuat beberapa gebrakan diantaranya bebas byar pet se Indonesia dalam waktu 6 bulan, gerakan sehari sejuta sambungan. Dahlan juga berencana membangun PLTS di 100 pulau pada tahun 2011. Sebelumnya, tahun 2010 PLN telah berhasil membangun PLTS di 5 pulau di Indonesia bagian Timur yaitu Pulau Banda, Bunaken Manado, Derawan Kalimantan Timur, Wakatobi Sulawesi Tenggara, dan Citrawangan.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (Menteri BUMN)
Pada tanggal 17 Oktober 2011, Dahlan Iskan ditunjuk sebagai pengganti Menteri BUMN yang menderita sakit. Ia terisak dan terharu begitu dirinya dipanggil menjadi menteri BUMN karena ia berat meninggalkan PLN yang menurutnya sedang pada puncak semangat untuk melakukan reformasi PLN.
Dahlan melaksanakan beberapa program yang akan dijalankan dalam pengelolaan BUMN. Program utama itu adalah restrukturisasi aset dan downsizing (penyusutan jumlah) sejumlah badan usaha. Ihwal restrukturisasi masih menunggu persetujuan Menteri Keuangan.
Beberapa kinerjanya disorot. Dahlan gagal membawa lima perusahaan BUMN untuk melepas saham perdana (initial public offering/IPO) di lantai bursa. Adapun, berkat kepemimpinannya, BUMN dinilai bersih dari korupsi oleh masyarakat juga merupakan kinerja dan keberhasilannya membangun BUMN.
Kehidupan pribadi
Dahlan Iskan dibesarkan di lingkungan pedesaan dangan kondisi serba kekurangan. Orangtuanya tidak ingat tanggal berapa Dahlan dilahirkan. Dahlan akhirnya memilih tanggal 17 Agustus dengan alasan mudah diingat karena bertepatan dengan peringatan kemerdekaan Republik Indonesia.
Dahlan Iskan pernah menulis buku berjudul Ganti Hati pada tahun 2008. Buku ini berisi tentang pengalaman Dahlan Iskan dalam melakukan operasi cangkok hati di Cina.
Selain sebagai pemimpin Grup Jawa Pos, Dahlan juga merupakan presiden direktur dari dua perusahaan pembangkit listrik swasta: PT Cahaya Fajar Kaltim di Kalimantan Timur dan PT Prima Electric Power di Surabaya.
Meity Amelia,Pengusaha Bakery dan Cake
Berawal dari hobi, Meity Amelia sukses sebagai pengusaha bakery dan cake. Ikuti perjalanan hidupnya.
Meity Amelia lahir di kota kecil di Gorontalo, 50 tahun lalu. Waktu itu daerahnya sepi dan tidak banyak orang yang menjual makanan. Setiap sore, Sang Mama selalu membut kue-kue untuk kedua anaknya. Awalnya ia hanya bisa melihat dan membantu mengambilkan alat atau bahannya saja. Tapi lama-kelamaan, ia ikut mengaduk adonan, mencetak dan membakar atau menggorengnya.
Karena seringnya membantu, sejak masuk sekolah dasar (SD), ia sudah bisa membuat puding dan roti goreng sendiri. “Rasanya puas bisa membuat roti goreng sendiri dan dinikmati sendiri,” jelas Meity. Jadi ketika teman-teman sebayanya senang bermain-main di luar rumah, ia berada di dapur membantu mamanya memasak atau membuat kue sendiri.
Selain belajar membuat aneka cake dan masakan, ia juga sudah diajari bisnis oleh orang tuanya. Ketika menginjak kelas 3 SD, ia sudah berani menjual permen dari gula merah di sekolahnya. Karena rasanya enak dan murah, dagangannya selalu habis dibeli teman-temannya. ”Permen gula merah saya buat sendiri, jadi keuntungannya jadi lebih besar,” jelas ibu 6 anak ini.
Keahlian membuat cake makin bertambah ketika ia menginjak sekolah menengah pertama (SMP). Ia suka membeli majalah atau buku tentang resep dan masakan. Tidak hanya dibaca saja, tetapi ia juga senang mempraktikannya di rumah. Hasilnya, ia sering sekali menghadiahi teman-teman atau ponakan dengan tart. ”Kalau pas ada perayaan atau ada teman atau keponakan ulang tahun, saya sering memberi hadiah kue atau tart buatan sendiri,” jelas istri Suryo Hadisantoso ini. Ia juga pernah membantu usaha kakak iparnya membuat kue kering.
Proses belajar yang panjang, serta pengalaman yang banyak membuat kue dan cake, ternyata sangat berguna ketika ia menjalankan bisnis cake di Jakarta. Tahun 1993, ia membuka Grandville Island, Bakery dan Cake Shop di komplek pertokoan Greenville, Jakarta Barat. Waktu itu modalnya hanya 1 mikser kecil, 1 oven biasa, 1 meja dan 1 lemari pendingin. Perlahan tapi pasti, ia mulai mendapatkan pelanggan. ”Motto kami adalah kualitas di atas kuantitas,” jelasnya. Untuk itu ia benar-benar memperhatikan kualitas bahan, penampilan, dan rasa.
Kelebihan dari cake atau kue buatannya adalah ia selalu memperhatian detail dan membuatnya lebih artistis. Kalau pelukis menuangkan ide atau gagasannya melalui kain atau kertas, Meity menuangkannya lewat cake atau kue yang ia buat. ”Saya selalu berusaha membuat cake atau kue menjadi lebih cantik dan indah,” jelas Meity yang memang jago menghias cake ini.
Karena makin lama pesanan makin banyak, ia mengambil karyawan untuk membantunya. Sekarang ini ia dibantu 13 karyawan. ”Tapi kalau mendekati Lebaran, Natal atau hari raya lainnya, saya bisa dibantu 30 karyawan,” jelas Meity yang sampai sekarang masih rajin ikut kursus membuat cake dan kue. Baginya, belajar merupakan keharusan jika ingin produknya terus didatangi pelanggan.
Selain kue kering, ia juga menerima pesanan aneka tart untuk segala keperluan, aneka snack, dan roti. Lebih dari 60 jenis cake yang ia produksi antara lain: blackforest, tiramisu, havana cake, sultana butter, caramel nut, cruncy drop’s dan masih banyak lagi. Beberapa pejabat dan artis pernah merasakan kelezatan cake buatannya. ”Taufik Hidayat pernah pesan tart untuk ulang tahun anaknya,” jelas Bendahara Asosiasi Bakery Indonesia ini.
Ada beberapa tips untuk mereka yang ingin memulai usaha makanan. Pertama, kerjakan dengan kesungguhan hati dan ikhlas. Jangan pernah menggerutu dengan apa yang ia kerjakan. Kedua, jangan malas belajar entah dengan mengikuti kursus atau membaca buku. ”Ketiga, terus jaga kualitas dan selalu buat inovasi baru,” tegas Meity.
Langganan:
Komentar (Atom)




